Di era digitalisasi semua aktivitas masyarakat beralih menjadi digital sehingga lebih efisien dan efektif, segala informasi juga dapat diakses dengan mudah melalui internet. Berdasarkan data dari APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) bahwa pada tahun 2022 77% penduduk Indonesia atau sekitar 210 juta penduduk sudah menggunakan internet. Para pelaku usaha juga mulai menggunakan internet dalam melakukan marketing produk mereka atau yang biasa disebut digital marketing agar dapat menjangkau konsumen secara luas dan sesuai dengan target pemasaran melalui berbagai strategi digital marketing.
Digital Marketing
Digital Marketing atau Pemasaran Digital adalah segala
kegiatan pemasaran yang dilakukan dengan memanfaatkan perangkat elektronik atau
internet dengan berbagai strategi pemasaran untuk menjangkau audiens secara
cepat, tepat, efisen, dan efektif dengan menggunakan saluran digital seperti
website, email, media social, dsb.
Pengertian Digital Marketing menurut para ahli :
1.
Heidrick dan Struggles (2009)
“Digital Marketing merupakan kegiatan yang menggunakan
media digital dalam melakukan promosi atau periklanan.”
2.
Josua Tarigan dan Ridwan Sanjaya (2009)
“Digital Marketing merupakan aktivitas pemasaran
dengan menggunakan berbagai media digital seperti blog, website, e-mail,
adwords, ataupun jejaring social lainnya.”
Pengguna internet yang mencapai 59,9% di seluruh dunia
memicu pertumbuhan e-commerce dan berbagai transaksi online. Sehingga kini
banyak perusahaan yang mulai menerapkan sistem berbasis internet untuk
menjangkau konsumen lebih luas lagi. Berikut berbagai manfaat menerapkan
digital marketing bagi perusahaan.
Manfaat Digital Marketing
a.
Biaya lebih murah
Berdarkan Gartner’s Digital Marketing Spend Report biaya anggaran yang dikeluarkan untuk digital marketing yaitu 40% lebih rendah dibandingkan pemasaran tradisional.
b.
Target Pasar lebih spesifik
Digital marketing dapat membantu menentukan target pasar yang spesifik. Iklan atau promosi digital bisa diarahkan untuk ditampilkan pada orang-orang yang memiliki minat tertentu, berada pada usia tertentu, jenis kelamin tertentu, sudah berkeluarga atau belum, bahkan rentang pendapatan tertentu.
c.
Data mudah dievaluasi dan diukur efektivitasnya
Dengan menggunakan media digital, hasil kegiatan pemasaran dapat langsung diketahui. Berbagai macam informasi seperti berapa orang yang melihat produk kita, berapa lama orang melihat produk kita, berapa konversi penjualan dari setiap iklan, dsb. Dengan informasi tersebut kita dapat dengan mudah melakukan evaluasi iklan mana yang baik dan buruk.
d.
Jangkauan luas, cepat dan mudah disesuaikan
Strategi pemasaran menggunakan media digital dapat dilakukan dengan cepat bahkan dalam hitungan detik dan juga dapat dipantau secara realtime. Selain cepat, dengan menggunakan digital marketing jangkauan penyebaran produk sangat luas dan mudah dengan memanfaatkan internet.
e.
Branding produk jauh lebih mudah
Digital marketing membantu dalam membangun branding (citra merek). Hanya dengan mengoptimalisasi beberapa hal dalam menyediakan informasi yang berharga bagi audiens.
f.
Kemudahan dalam menganalisis pasar
Dengan menggunakan media online yang menyediakan banyak informasi kita dapat dengan mudah menganalisis bagaimana tren dan kondisi pasar saat ini serta memprediksinya untuk masa yang akan datang.
g.
Tidak banyak membutuhkan SDM
Dengan hadirnya teknologi digital, hanya perlu menempatkan beberapa orang yang ahli di bagian strategis dan beberapa orang yang akan menjalankan fungsi teknis. Hal ini dapat mengurangi biaya operasional sehingga dapat dialihkan kepada hal-hal yang lebih penting dalam bisnis.
Setelah mengetahui manfaat menerapkan digital marketing
dalam kegiatan bisnis, selanjutnya kita perlu tahu strategi apa saja yang ada
dalam digital marketing
Strategi Digital Marketing
1.
Search Engine Optimization (SEO)
Search Engine Optimization atau SEO merupakan strategi
yang dilakukan agar sebuah halaman web menempati peringkat terbaik di halaman
hasil mesin pencarian.
Ada 3 metode dalam mengoptimasi dalam mesin pencari
antara lain:
a.
On-page SEO
Yaitu
strategi yang dilakukan dari dalam situs web. strategi tersebut meliputi
keyword research, content marketing, optimasi kecepatan halaman, penggunaan
sub-heading yang tepat, optimasi URL, optimasi title dan meta description, dsb.
b.
Off-page SEO
Yaitu
berbagai strategi optimasi yang dilakukan dari luar situs web, meliputi link
building, dan social sharing.
c.
Technical SEO
Yaitu Teknik
optimasi situs web dan server yang membantu robot mesin pencari dalam
mengindeks situs anda secara efektif guna meningkatkan peringkat organic.
2.
Search Engine Marketing (SEM)
Search Engine Marketing atau SEM merupakan strategi yang bertujuan meningkatkan visibilitas website sekaligus mendatangkan pengunjung dari halaman mesin pencari dengan sistem berbayar dimana nantinya akan dilabeli tulisan “iklan/ads/sponsored” pada tampilan dihalaman mesin pencari.
3.
Social Media Marketing (SMM)
Dalam Social Media Marketing ada 2 strateegi yang
biasa digunakan, yaitu:
a.
Social Media Optimization (SMO)
Dalam
mengelola social media ada 2 hal yang dapat di optimasi, yaitu social media
organic dengan cara rutin memposting konten yang informatif bagi audiens dan
Aplikasi Perpesanan (Messenger) dengan cara mengisi profil
selengkap-lengkapnya.
b.
Social Media Advertising
Banyak platform media social yang menawarkan fasilitas beriklan di platform mereka, contohnya facebook ads, Instagram ads, twitter ads, dll. Selain itu, ada pula strategi social media advertising tanpa menggunakan platform-platform tersebut yaitu dengan Endorsment dan Paid Promotion.
4.
Digital Advertising
Digital advertising yaitu strategi pemasaran dengan
beriklan secara berbayar melalui media atau platform digital agar dapat
menjangkau audience secara lebih luas, cepat, dan sesuai target pemasaran. Ada
beberapa metode yang biasa dipakai dalam strategi digital advertising,
diantaranya
a.
PPC (Pay Per Click)
Yaitu membayar
setiap iklan anda di klik. Platform yang sering digunakan biasanya adalah
Google ads
b.
PPV (Pay Per View)
Yaitu membayar setiap kali iklan Anda dilihat. Penayangan dihitung saat Pengunjung menonton iklan video selama 30 detik (atau sepanjang durasi video jika video kurang dari 30 detik) atau berinteraksi dengan iklan, mana saja yang terjadi lebih dulu.
5.
Affiliate Marketing
Affiliate Marketing merupakan strategi pemasaran dimana orang-orang dari luar perusahaan membantu merekomendasikan produk atau jasa yang ditawarkan dengan imbalan sejumlah komisi tertentu. Contohnya adalah Amazon associates.
6.
Email Marketing
Email Marketing merupakan suatu strategi pemasaran dimana bisnis berkomunikasi langsung dengan para pelanggan atau calon pelanggan menggunakan email.
7.
Content Marketing
Content Marketing yaitu suatu strategi pemasaran dalam membuat dan menyebarkan konten yang relevan dan konsisten untuk menarik perhatian para audiens yang sesuai target pemasaran.
8.
Video marketing
Video marketing merupakan sebuah strategi pemasaran dalam digital marketing yang menggunakan video dalam menyampaikan pesan utama promosi.
9.
Mobile Marketing
Mobile Marketing merupakan strategi pemasaran yang
dilakukan melalui perangkat seluler smartphone yang memanfaatkan fitur
teknologi dalam melakukan promosi ataupun periklanan.
https://www.hostinger.co.id/tutorial/apa-itu-digital-marketing
https://sasanadigital.com/apa-yang-dimaksud-dengan-digital-marketing/







Tidak ada komentar:
Posting Komentar